PDPPJKOTABOGOR.COM, Bogor - Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor turut berpartisipasi mengikuti Festival Budaya Aceh (Sabtu, 19/10/2019). Festival Budaya Aceh diselenggarakan guna membangun tali persaudaraan antara Aceh dan Kota Bogor, acara ini berlangsung meriah dan jalin persaudaraan warga perantauan negeri serambi makkah di Kota hujan.
Balaikota Kota Bogor di jalan juanda disulap menjadi panggung bernuansa negeri serambi makkah, sejumlah penampilan kesenian dan berbagai macam kuliner khas Aceh ditampilkan dalam acara festival budaya Aceh yang dilangsungkan selama satu hari penuh di Plaza Balai Kota Bogor.
Lomba masak mie aceh dan makanan khas Aceh dimulai pada pagi hari, PDPPJ mengirimkan tim lomba masak makanan khas Aceh yang bernama Itjikiwirr yang terdiri dari Mariska, Kepala Sub Bagian Kepegawaian, Vyatra, Kepala Bagian Urusan Umum Pasar Kebon Kembang serta Yohana, Sekretaris Direktur Umum PDPPJ untuk memasak resep “sie itik mirah” dengan bahan dasar bebek. Tim diminta kesiapannya oleh panitia untuk bersaing dengan para ibu PKK yang sudah tinggi jam terbangnya.
Vyatra, salah satu dari tim menyampaikan rasa tidak menyangkanya bahwa timnya dapat melalui semua ini dengan lancar dan sukses,” Alhamdulillah, saya sangat tidak menyangka bisa mendapat juara ketiga dalam lomba memasak khas Aceh ini, karena saya sendiri orang sunda asli, dan temen temen tim juga bukan orang Aceh. Ini pengalaman pertama kami, masak bebek dengan khas Aceh pula. Saya bersyukur tim kami kompak, team work, bagi tugas dengan baik, Mariska menumis, Yoanita memasukan bumbu dan sebagainya dan saya plating nasi untuk disajikan kepada juri yang terdiri dari Chef Deden, Chef Sohibul dari ICA. Terimakasih para supporter dari PDPPJ yang mendukung kami dari awal hingga akhir, walaupun kami sempat pesimis dan hanya mengharapkan juara harapan tapi keberuntungan ada dipihak kami dan kami mendapatkan juara ketiga,” ujar Vyatra.
Mariska, yang juga menjadi tim lomba masak menambahkan, acara ini membuat dirinya bisa menjalin silaturahmi dengan warga Bogor yang berasal dari Aceh, dan tentunya pengalaman ini menjadi pengalaman pertama untuk kedepannya bisa belajar memasak makanan khas Aceh lainnya. “Alhamdulillah, juara ketiga senangnya, doakan kami yah agar kami tetap terus belajar hal baru agar bisa ikut berlomba dengan kesempatan yang berbeda,” tutup Mariska.
(gft)
Author: Admin
Bagikan