Perumda PPJ Gandeng Dinkes Berikan Pelatihan Tentang Hygiene Makanan dan Sanitasi Ke Calon Tenan Teras Surken | PERUMDA PASAR PAKUAN JAYA
1 | 0 13 Agustus 2020 | Dilihat: 12 Kali | Cetak

Perumda PPJ Gandeng Dinkes Berikan Pelatihan Tentang Hygiene Makanan dan Sanitasi Ke Calon Tenan Teras Surken


Perumda PPJ Gandeng Dinkes Berikan Pelatihan Tentang Hygiene Makanan dan Sanitasi Ke Calon Tenan Teras Surken

www.pasarpakuanjaya.co.id Bogor – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor bagian Keamanan Ketertiban dan Kebersihan (K3) bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor menyelenggarakan pelatihan tentang hygiene makanan dan sanitasi untuk calon tenan teras surken, Kamis 13 Agustus 2020 di Aula Kantor Pusat Perumda PPJ.

Pelatihan ini diselenggarakan agar peserta mampu mengenal dan menghayati serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari tentang cara hidup sehat dan bersih. Adapun sumber pencemar dari tubuh yang dijelaskan oleh narasumber Dinas kesehatan Kota Bogor  yaitu hidung, mulut, telinga, isi perut dan kulit.

Dijabarkan bahwa sumber pencemar yang berasal dari tubuh harus dijaga kebersihannya, seperti luka terbuka/ koreng - tutup dengan plester tahan air, Bisul/ nanah - tutup dengan plester tahan air, dan Rambut - tutup terutama bagian depan agar tidak terurai.

Adapun cara menjaga kebersihannya, yaitu  dengan cara mandi teratur dengan sabun dan air bersih, menyikat gigi dengan sikat dan pasta gigi, berpakaian yang bersih dan sudah disetrika, membersihkan lubang hidung, telinga dan sela kuku dan memotong kuku secara rutin, dan juga membuang kotoran di tempat yang sesuai syarat kesehatan, serta mencuci tangan dengan sabun.

Pelatihan semakin seru ketika membahas tentang sumber cemaran karena perilaku, yakni tangan yang kotor, batuk, bersin, percikan ludah, Menyisir rambut dekat makanan serta Perhiasan yg dipakai (karena perhiasan yang dipakai merupakan sarang kotoran dari debu, keringat, dan sulit dicuci-red).

Inti dari pembahasan pelatihan ini adalah dilarang merokok dan meludah di area penjualan makanan, dilarang menggaruk, mencungkil, mengorek, menggosok bagian-bagian tubuh seperti kepala, mulut, gigi, mata, hidung, kuping sewaktu mengolah dan menyiapkan makanan, wajib cuci tangan terutama setelah Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK), dilarang memegang, mengambil, memindahkan, mencicipi makanan matang dengan tangan (tanpa alas).

Sesi kedua dalam pelatihan ini, narasumber Erna Rahmawati dari Dinkes Kota Bogor pun melalui aplikasi zoom membahas tentang praktek sanitasi dan hygiene disentra Pangan Jajanan Siap Saji (PJSS), yakni  sumber kontaminasi, hygiene pekerja serta pembersihan dan sanitasi peralatan.

Erna menjelaskan adanya lima kunci keamanan pangan seperti jagalah kebersihan, pisahkan pangan matang dengan pangan mentah, masaklah dengan benar, jagalah pangan dengan suhu yang benar, dan gunakan air dan bahan baku yang aman. “Adapun enam prinsip hygiene sanitasi pangan selain lima kunci keamanan pangan tersebut yaitu pemilahan bahan, penyimpanan bahan makanan, pengolahan makanan,penyajian, distribusi / pengangkutan, dan penyimpanan produk,” jelas Erna dalam paparannya.

Kasubag Kebersihan Perumda PPJ, Ahmad Nur Fauzi menambahkan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk pedagang di Teras Surken bahkan untuk seluruh pedagang kuliner yang ada di pasar kota bogor, agar para pedagang tahu tentang cara menyajikan makanan yang aman dan higienis untuk pembeli. “Jika makanan yang disajikan aman dan higienis ini akan memberikan kenyamanan bagi pembeli, secara otomatis juga akan meningkatkan omzet penjualan,” tutupnya.

 

(humas)

 

 

 

 

 

 

 

 


Author: Admin


Tags:

Bagikan