Ringankan PKL, Perumda PPJ Buka Opsi Kios Blok F Bisa Sewa Bulanan | PERUMDA PASAR PAKUAN JAYA
1 | 1 28 Januari 2021 | Dilihat: 65 Kali | Cetak

Ringankan PKL, Perumda PPJ Buka Opsi Kios Blok F Bisa Sewa Bulanan


Ringankan PKL, Perumda PPJ  Buka Opsi Kios Blok F Bisa Sewa Bulanan

Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) membuka opsi baru bagi pedagang kaki lima (PKL) yang akan direlokasi ke Blok F Pasar Kebon Kembang. Opsi baru itu adalah bisa sewa bulanan. Hal ini dikemukakan Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir, Rabu (27/1/2021).

Kios di Blok F Pasar Kebon Kembang ini diproyeksikan sebagai tempat relokasi PKL yang selama ini berdagang di Jalan Nyi Raja Permas. Jalan Nyi Raja Permas itu sendiri akan ditata dan dibangun jadi alun-alun, sehingga PKL harus direlokasi. Blok F itu juga diproyeksikan menjadi tempat relokasi PKL yang berdagang di Jalan Dewi Sartika.

Awalnya PKL menolak direlokasi karena harus beli dengan DP atau down payment Rp14.437.500 bisa dicicil selama setahun. Namun, DP sebesar itu juga dinilai berat oleh PKL. Akhirnya, Perumda PPJ membuka opsi baru, yakni memberikan kios kepada PKL dengan sistem sewa secara bulanan.

“Tadi pagi kita (PPJ), Dinas KUKM  segagai pengembang Blok A, B dan F bertemu. Kita meminta mereka untuk memberikan solusi kepada PKL. Kalau opsi jual kios kan sudah harga subsidi namun masih dirasa berat oleh PKL. Akhirnya dapat solusi dimungkinkan kios di blok A, B dan F disewa bulanan,” ucap Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir.

Ia menjamin, bahwa  harga sewa di Pasar Kebon kembang ini tidak mahal, karena biasanya harga sewa kios sekitar Rp3 juta. “Kita sudah minta bantuan ke pengembang jadi sekarang tinggal PKL mau masuk apa tidak ke dalam Blok A, B dan F,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM), Samson Purba menuturkan harga kios di untuk blok A, B dan F jika dibandingkan dengan harga yang berjalan sekarang sebenarnya jauh lebih murah. “Misalkan mereka bayar kios Rp750 ribu per bulan, nah kita lihat PKL di jalan sehari setoran mereka berapa, saya kira tidak jauh beda,” tutur Samson.

Total PKL seluruhnya ada sekitar 240 orang, namun setelah didata yang ber-KTP Kota Bogor ada 131 orang. “Karena kita melakukan subsidi, kita prioritaskan untuk warga yang memiliki KTP Kota Bogor dulu,” ucapnya.

Ia menambahkan, selain PKL di sekitar Pasar Kebon Kembang pihaknya juga akan mengarahkan PKL Jalan Pengadilan untuk masuk ke dalam pasar. “Jumlah totalnya PKL di Jalan Pengadilan ada 250. Kita berharap mereka masuk kepasar dan kita rencakan sosialisai dengan PKL tersebut minggu depan, kita akan mengundang Perumda PPJ dan komisi 2 DPRD Kota Bogor,” pungkasnya

 

(Tim humas)


Author: Admin


Tags:

Bagikan